Wednesday, July 16, 2014

penipuan ala KARMA VIP dan BALI ROYAL RESORT








Beberapa hari yang lalu saya menerima SMS dari nmor privat "KARMA VIP" .yang isinya tentang saya mendapatkan hadiah liburan gratis selama 7 hari ke Bali atau 3 hari ke luar negeri.


yang membuat saya tanda tanya, nomor itu adalah nomor Advertise atau promo resmi dari TELKOMSEL.
artinya ada legalitas dan kemudian saya coba browsing di internet, dan saya menemukan sebuah artikel di Blog seseorang yang pernah kena tipu oleh Group Karma yaitu BALI ROYAL RESORT.

ceritanya saya copas seperti di bawah ini:


Kronologis Bali Royal Resort
Posted on Mei 21, 2012 by Iphays — 132 Komentar

Bali oh Bali………
Lumayan ada harpitnas, trus ngambil cuti empat hari, dapet libur 10 hari. Saya pikir dengan liburan selama 10 hari akan mengembalikan suasana hati dan fikiran menjadi lebih fresh setelah bersitegang dengan begitu banyak pekerjaan yang tidak ada habis-habisnya.
Saya dan keluarga putuskan untuk berlibur ke Bali selama 3 malam 4 hari. Wow, liburan yang asyik dan akan menjadi yang luar biasa, berangkat bareng istri tercinta dan anak-anak. Wah pastinya sangat mengesankan.
Terbang hari jumat, tanggal 11 Mei 2012, nginep di Aston Hotel Kuta, not badlah.. bersih walaupun agak sempit. Hari pertama kita hanya menyimpan barang, makan malam dan langsung istirahat. Hari kedua, ke Bedugul, tanah lot, dan mampir di Joger. Makanan oke, tempat wisata oke, walau disertai hujan cukup deras kita terus jalan saja sambil hujan menikmati deburan ombak tanah lot.
Hari menjelang senja, kita pulang lagi ke kuta dan istirahat. Hari ketiga, saya ajak keluarga melihat pantai kuta yang indah, pagi sampai siang. Berenang, tepatnya basah-basahan dengan anak-anak, sambil dijepret dan nampang sedikit. Akhirnya siang pulang ke hotel, istirahat sebentar dan sore rencananya cari oleh-oleh. Dapatlah rekomendasi dari teman driver kita, Bli Ketut menuju ke Kresna Depstore, dan disinilah awal musibah terjadi……….
Istri saya mengisi semacam undian berhadiah tepatnya mungkin kuisioner,isi nama bla bla dan nomor handphone. Si pemberi kuisioner mengatakan bahwa ini adalah undian menginap gratis selama 7 malam untuk liburan berikutnya di bali. Jam 6 sore, telepon berdering, istri saya ditelepon. Jackpot, baru ngisi tadi sore sudah pengumuman pemenang, surprise…kita menang undian berlibur menginap 7 hari ke Bali untuk liburan berikutnya dan dapat voucher makan di restoran jimbaran bali. Kapan kita ke Bali lagi yah, seru anak-anak. Wow, Bali oh Bali indah nian dikau……..
Esok harinya, hari keempat, kita sudah siap-siap beres-beres untuk pulang ke Jakarta. Flight berangkat jam 3.20. Jam 10 pagi telepon berdering lagi, kali ini saya yang mengangkat telepon. Ngakunya dari Komang Wijaya Hotel Jimbaran, dan mengingatkan bahwa saya beruntung dapat undian gratis menginap 7 hari di Bali untuk liburan berikutnya. Untuk itu saya dan istri diminta untuk mengambil voucher liburan gratis dan voucher makan gratis di Hotel Jimbaran. Selama ini saya selalu berpikir kritis, logis dan sedikit curiga, maka saya coba klarifikasi ke Khrisna Depstore, ternyata Khrisna belum membuka undian bagi para pelanggannya. Ah sialan, dikira beneran undian berhadiah dari Khrisna Depstore, saya tanya istri iya memang ngisi semacam kuisioner tapi bukan kupon dari Khrisna Depstore tapi memang ngisinya di Khrisna Depstore. Walah, saya yakin ini pasti penipuan. So biarin aja kalo begitu.
Setengah jam berikutnya telepon berdering lagi, bahwa saya dan istri menang undian dan dapat diambil di Hotel Jimbaran Bali, saya klarifikasi apakah dari Khrisna Depstore? Bukan jawabnya, tapi dari Hotel Jimbaran, trus saya tanya lagi kalo saya ambil voucher tersebut apakah saya harus membeli produk? Tidak ada yang perlu dibeli ini murni gratis, ini murni hadiah voucher liburan, bagi 10 orang wisatawan domestik dan 10 orang wisatawan asing. Pemenangnya berdasarkan hasil random, dan Anda selamat telah menjadi pemengan. Untuk mengambil voucher ke hotel jimbaran, nanti dijemput dengan kendaraan, atau kalo naik taksi nanti uang taksinya diberikan penggantian.
Kami sampaikan kami tidak tertarik, karena kita akan pulang dan harus ada dibandara jam 2 siang paling telat. Telepon saya tutup. Eh, telepon berdering lagi, dia sedikit memaksa bahwa dia sudah perintahkan supirnya untuk menjemput saya dan istri jam 12 siang ke hotel kami menginap, perjalanan ke hotel jimbaran paling 15 menit dan untuk dapat mengambil voucher tersebut ada sesi tanya jawab selama 1 jam, nanti langsung di anter ke bandara, jadi tidak akan terlambat katanya.
Tepat jam 12 siang kami check out dari Hotel Aston Kuta, masih ada waktu sekitar 2 jam, istri meminta untuk membeli oleh-oleh lulur bali yang belum sempet ke beli kemarin. Akhirnya, sambil menuju bandara saya minta teman pengemudi untuk mampir beli lulur dulu. Diperjalanan telepon berdering lagi. Pak saya sudah dihotel untuk jemput bapak, bapak katanya sudah check out, dia terus merayu-rayu lagi agar saya mengambil vouchernya dan dia menjelaskan bahwa sesi tanya jawab cuma 1 jam dan dia menjanjikan bahwa saya tidak akan terlambat ke bandara. Hanya saja pada saat sesi wawancara bilang saja agar saya kembali tidak hari ini (14 Mei 2012) tapi besok sore tanggal (15 Mei 2012). Dia ingatkan berulang-ulang.
Akhirnya hati saya luluh, kasian juga pikir saya. Sudah jemput ke hotel cape-cape trus gak ketemu. Ok lah yang penting saya tidak terlambat, saya coba saja. Telepon kembali berdering, dia minta bicara dengan driver saya yang orang bali, ternyata Komang Wijaya memberikan petunjuk dimana harus ketemu dan karena keputusan saya jadi untuk ke jimbaran, maka driver menurut saja.
Akhirnya ketemu dengan sopir suruhan Komang Wijaya di Mac Donald, ntah mac donald mana saya lupa, yang jelas deket-deket jimbaran. Akhirnya saya dipandu untuk mengikuti mobil dia dan sampailah di tempat pemasaran Bali Royal Resort di depan hotel continental Jimbaran.
Ketemu dengan bagian administrasi, didata dulu, ditanya punya kartu kredit gold ga? Tanpa punya rasa curiga, saya jawab punya. Skip skip…. katanya wawancara cuma satu jam.
Akhirnya saya diarahkan ketemu dengan Hilda yang belakangan saya tahu dia itu Salesnya PT. Permata Bahari Mandiri, perusahaan yang memasarkan ownership holiday Bali Royal Resort. sAya akui bahwa dia pintar sekali, menjelaskan dengan mengagumkan seolah-olah menghipnotis saya dan istri. Wow luar biasa bahkan sampai-sampai saya memutuskan untuk menunda keberangkat penerbangan kami yang dijadwalkan jam 3.20. Sudahlah biar saya selesaikan saja dulu wawancara ini, demi mendapatkan liburan 7 hari gratis sama voucher makan di jimbaran bali yang nilai totalnya US$2.000!!. Toh klo harus batalin pesawat, pindah ke jam yang lebih sore atau malam, nilainya yang harus sy keluarkan tak lebih dari Rp3 juta!! Worth sekali kan? Hitungan yang cerdas….!!
Akhirnya waktu berjalan terus, seperti kebo dicocok hidung, saya terutama, saya dan istri diajak melihat-lihat resortnya beserta seluruh fasilitasnya. Dan saya pun terbuai, gimana gak ada 6.800 resort yang tersebar diseluruh dunia yang bisa saya pakai tidak kenal peak season hanya seharga Rp280.000 an per malam dan unlimited boleh dipakai oleh saya dan oleh siapa saja dengan menggunakan rekomendasi saya. Dahsyat!!. Mau ke Inggris yang suasana resortnya seperti rumah film Harry Potter! Mau ke singapura, ini loh gambar fotonya, kita diajak berfantasi, dan itu merupakan bagian dari pemasaran yang cerdas, seperti terhipnotis saja. Hilda kembali jelaskan bahwa Saya dan keluarga cuman beli tiket promo aja klo liburan sedangkan resortnya bisa dianggap gratis karena sangat murah, apalagi asia Cuma $168 aja (dollar singapure) selama 7 malam. Busyeet deh…….
Skip skip…… akhirnya setelah sesi “wawancara” yang cukup melelahkan namun mengagumkan saya, Hilda memperkenalkan dengan managernya. Ketika managernya datang, siapa juga namanya lupa, bla bla, akhirnya nembak juga mau pilih kepemilikan yang mana Pak? Pasti mahal saya bilang, gak mahal koq, worthlah katanya, terjangkaulah oleh Bapak Ibu yang dua-duanya punya penghasilan. Saat itu saya ditawari yang seharga Us $ 15.000, akal sehat saya masih berontak. Terutama istri, namun ntah setan atau jin apa sehingga akhirnya saya deal dan menandatangani perjanjian kepemilikan super sialan ownership holiday tersebut, saya pilih yang waktu itu terendah US $8.000, uang muka $2.000 (gesek pake kartu kredit dan kartu debet) dan $6.000 dicicil melalui Crown Finance Service (CFS) tanpa agunan, dengan cicilan Rp1,4 juta per tahun. Dengan tempo 5 tahun!!
Pada saat memutuskan untuk tanda tangan, sebenarnya sudah saya bilang saya akan pelajari dulu. Tapi luar biasa, manager beserta pemasarnya nyerocos terus terus sehingga tidak memberikan ruang bagi saya untuk berpikir logis dan panjang yang pada akhirnya dengan tololnya saya tanda tangan juga perjanjian tersebut.
Di tulisan berikutnya akan saya jelaskan, begitu tololnya, atau sialnya saya menandatangani perjanjian yang klausal-klausalnya sangat memberatkan. Dan saya sangat yakin, dalam kondisi yang normal tidak mungkin orang waras akan tanda tangan perjanjian yang seperti itu.


Sumber  :  http://baliroyalresort.wordpress.com/2012/05/21/bali-royal-resort-kronologis/



Setelah membaca blog itu akupun semakin yakin itu penipuan dan segera mencoba telepon ke CS telkomsel untuk coba memberitahukan dan lebih hati2 memilih client dalam promosi di operator mereka.

juga saya berharap para pembaca segera menyadarinya segera mungkin kalau hal yg sama terjadi pada anda.


Semoga bermanfaat..

2 comments:

LumbungEmas said...

Sudah pernah pakai voucher menginap nya di karma resort 7hari?

Herberd L Tobing said...

Hari ini ( 24 Juni 2016 ) Saat saya dan keluarga berjalan jalan di Pantai Kuta, kami di hampiri oleh seorang pria dan dia mengaku sebagai staff dari Karma Royal Group. Singkat cerita, kami di bawa ke kantor Karma Royal Group di Jimbaran. Setelah mendengar penjelasan yang memang saya akui cukup melelahkan ( sekitar 2 jam lebih ) akhirnya saya putuskan bahwa Banyak sekali keuntungan yang akan saya dapatkan jika saya menjadi member di Karma Royal Group berhubung saya suka traveling untuk urusan business, dan kalau membawa keluarga liburan, kami memang selalu menginap di Hotel minimum 4 star dengan stay sekitar 5 s/d 7 hari.Kenapa saya berkesimpulan seperti itu??
Berikut penjelasan saya.
1. Dengan membayar biaya member senilai Rp.88.000.000,-/25 tahun dimana saya bayar DP sebesar Rp.22.000.000 dan sisanya sebesar 66.000.000 saya cicil selama 60 bulanPlus biaya perawatan senilai +/- 9jutaan per 2 tahun atau setara Rp.110.000.000,- untuk 25 tahun, maka saya sudah mulai "menabung" untuk meringankan biaya Hotel untuk liburan keluarga saya yaitu sebesar +/- Rp8juta per tahun.
2. Apa yang saya dapatkan benefit menjadi member di Karma Royal Group ? Jawaban nya :
a. Menginap Gratis 24 hari 23 malam di Resor Karma Royal Group di kamar jenis 2 bed room yang berlaku untuk 36 bulan dan berlaku di semua hari dan dapat di gunakan di Bali atau Thailand.
b. Mendapatkan free pas masuk ke Pantai Karma Kandara untuk kami sekeluarga ( 6 orang ) yang kalau gak jadi member musti bayar Rp.500.000/orang atau setara 3juta untuk kami sekeluarga.
c. Mendapatkan point yang dapat saya gunakan untuk per 2 tahun menginap di Resor Karma Royal Group atau affiliasi mereka untuk 7 hari 6 malam untuk 1 bed room atau 6 hari 5 malam untuk 2 bedroom
d. Jika saya tidak lagi memiliki point, makauntuk menginap 7 hari 6 malam untuk 1 bed room saya hanya membayar USD 299 dan untuk 2 bedroom saya hanya membayar USD 399.
e. Untuk menginap di Vila, seperti Karma Kandara, member mendapatkan discount 50%.
3. Dengan benefit yang saya dapatkan tersebut, apa yang menjadi perhitungan saya sehingga saya merasa beruntung? Jawaban nya dalam ilustrasi sebagai berikut :
a. Asumsi jika saya tidak menjadi member, dalam setahun saya menginap di resor Karma Royal Group type 2 bedroom untuk 8 hari 7 malam, maka saya harus membayar sekitar 28juta
b. Asumsi dalam setahun saya menginap 3 hari 2 malam di Karma Kandara maka saya harus membayar sekitar 26juta.
c. Berarti dalam Setahun saya harus expenses 54 juta hanya untuk bayar kamar Hotel.
d. Dengan menjadi member dan “menabung” sebesar 8juta per tahun + 50% X 26juta atau Total senilai 21 juta per tahun maka saya sudah menghemat sebesar Rp.33 juta Pertahun X 25 tahun = 825juta + Gratis kamar resor 2 bedroom untuk 24 hari 23 malam dalam 3 tahun.
4. Kesimpulan saya :
a. Jika anda memiliki budget dalam berlibur dengan keluarga adalah Low Budget, maka Program ini tidak akan cocok dengan keuangan anda.
b. Program ini bukan lah penipuan.
c. Ada harga ada barang. Jangan mimpi nginap di Resor atau Vila LUXURY tapi budget cekak trus nuduh orang lain menipu karena masih banyak budget Hotel yang rate nya sekitar 200 ribuan per malam yang sesuai dengan budget yang anda miliki.