Wednesday, June 3, 2009

Apakah Evolusi itu ?

Dalam usaha manusia untuk menerangkan seluk beluk susunan tubuh makhluk-makhluk hidup yang terdapat di sekitar kita, maka manusia telah memperkembangkan satu teori evolusi. Sebagian besar sarjana-sarjana setuju dengan teori ini. Akan tetapi banyak pula orang yang tidak mau menerimanya. Mereka merasa hal itu bertentangan dengan ajaran kitab suci.

Teori ini mengemukakan sebuah pendapat bahwa semua tumbuh-tumbuhan dan binatang di bumi sekarang ini adalah hasil dari suatu perkembangan yang wajar dari bentuknya yang unik. Bentuk yang sederhana itu bermula dari bentuk yang unik pada jutaan tahun sebelumnya, yaitu saat asal mulanya kehidupan makhluk-makhluk itu berada dalam bentuknya yang paling memukau, hanya terdiri dari segumpal kecil lendir protoplasma.

Menurut teori ini manusia juga telah menjalani perkembangan dari bentuk yang sederhana ini. Tak bedanya dengan kuda modern yang kakinya berkuku satu, yang merupakan keturunan jenis nenek kmoyang kuda yang pertama bentuk badannya dan kakinya berkuku lima.

Dalam usaha mereka untuk membuktikan teori ini, maka para ahli ilmu pengetahuan mendasarkan pendapatnya itu atas tiga gejala. Salah satunya ialah penyelidikan tentang sisa-sisa fosil binatang dan tumbuh-tumbuhan di zaman purba. Sebagian dari fosil-fosil ini merupakan petunjuk tentang tahap-tahap yang telah dilewati perkembangan evolusi itu. Fosil tentang peninggalan manusia primitif telah diketemukan dan ditaksir berusia 1.000.000 tahun yang lampau. Sedangkan fosil-fosil jenis binatang semacam kepiting dapat dijajagi kembali asal usulnya kira-kira 5.000.000 tahun lalu. Fosil ini menunjukkan bahwa bentuk ikan telah berkembang dari satu bentuk ke bentuk yang lebih maju lagi.

Gejala lain yang dipakai oeh teori evolusi sebagai dasar landasan ialah ilmu pengetahuan tentang embriologi atau ilmu janin, yang mempelajari pertumbuhan bentuk suatu makhluk hidup yang baru dari asal usul sebuah sel telur. Dalam penyelidikan tentang perkembangan seekor ayam dari bentuk telur, bentuk ikan, kemudian menyerupai amfibi, lalu melewati abad-abad reptil, dan akhirnya berkembang ke dalam bentuk sekarang ini sebagai jenis burung. Begitu pula cikal bakal bayi pada semua binatang telah melewati satu proses yang sama, mengulangi lagi riayat perkembangannya seperti semula itu.

Petunjuk yang ketiga sebagai bukti adalah tata sususnan tubuh binatang-binatang yang hidup sekarang. Misalnya tulang belulang dan bentuk susunan otot-otot pada sayap pendayung dari seekor kura-kura, sayap seekor burung, sirip kepak pada ikan paus, kaki depan pada seekor kuda, dan bentuk tangan pada manusia mempunyai bentuk tata susunan yang sama. Pada tubuh manusia masih terdapat organ-organ yang nampaknya sudah tidak berfungsi lagi dalam pekerjaannya semula. BAgian-bagian tubuh semacam ini dianggap sebagai bekas peninggalan kuno, yang diwariskan oleh nenek moyang kita dulu. Inilah beberapa bukti petunjuk yang dipakai sebagai dasar pendapat orang tentang teori evolusi ini.
dikutip dari : webcerdas

No comments: